Kelahiran Nabi Muhammad SAW

              Pada masa Fatrah muncullah sesosok Insan di malam gelap gulita, sinarnya semakin terang membuat malam menjadi terang benderang, ia bukan sosok biasa, namun ia sesosok insan yang sangat luar biasa, bahkan matahari di siang haripun malu menampakkan sinarnya karena sosok ini mahluk super power yang terlahirkan ke dunia Fana', ialah cahaya dalam kegelapan, ia adalah cahaya di dalam kalbu, sosok ini berama Muhammad, menurut para ahli sejarah /rawi ini lahir tepat pada tangggal 12 Rabiul awwal tahun 

Silsilah Imam Syafe’i

     Beliau bernama Muhammad dengan kun-yah Abu Abdillah. Nasab beliau secara lengkap adalah Muhammad bin Idris bin al-‘Abbas bin ‘Utsman bin Syafi‘ bin as-Saib bin ‘Ubayd bin ‘Abdu Zayd bin Hasyim bin al-Muththalib bin ‘Abdu Manaf bin Qushay. Nasab beliau bertemu dengan nasab Rasulullah pada diri ‘Abdu Manaf bin Qushay. Dengan begitu, beliau masih termasuk sanak kandung Rasulullah karena masih terhitung keturunan paman-jauh beliau , yaitu Hasyim bin al-Muththalib.

Keistimewaan Shodaqah

           Pada dasarnya keistimewaan tidak terhitungkan , baik keistimewaan yang langsung diberikan Allah maupun tidak langsung, Salah satu contoh keistimewaan tidak langsung , dalam catatan takdir Allah, seseorang telah digariskan pada hari ini mendapat bencana , kemudian seseorang tersebut mengeluarkan shodakah , maka hari itu tidak terjadi bencana padanya , lantaran seseorang tersebut telah melakukan shodakah, maka Allah menghapus takdir bencana menjadi takdir selamat, catatan takdir ini disebut takdir MU 'ALLAQ.
 Manusia tidak menyadari ketika dibebaskan dari bencana, disembuhkan dari sakit, diberikan ketenangan